6 ETIKA MENGIRIM SMS KE DOSEN & GURU


Dimana pun dan kapanpun etika dan akhlak harus dijaga dalam kehidupan manusia, khususnya bagi kita yang menjadi mahasiswa atau santri aktif di sebuah lembaga pendidikan. Etika ini banyak dan macam-macam, termasuk ketika mengirim sms kepada guru atau dosen yang membimbing kita. Tidak sedikit lho mahasiswa atau murid yang tidak tahu bagaimana cara mengirim SMS yang sopan. Akibatnya sms tersebut tidak dijawab atau didiamkan atau bahkan bisa jadi membuat dosen kita kesal dan tersinggung. 
Mungkin karena seringnya kita SMS ke temen-temen, giliran kirim pesan ke dosen kayak sms ke sesama mahasiswa atau temen dekat. Walhasil sms yang kita kirimkan terkesan tidak sopan dan kurang beretika. Ingat, seseorang yang beretika baik, akan dipandang hormat oleh orang lain, begitupun sebaliknya.

Meski sms yang tidak sopan tidak satu-satunya alasan tidak dijawab oleh dosen, tapi setidaknya kita sudah berusaha terbaik dalam berkomunikasi dengan guru kita. Karena biasanya sms mahasiswa yang tidak dibalas karena beberapa hal berikut:

  • Isi sms tidak berkenan di hati, alias tidak sopan.
  • Salah waktu. Jika menghubungi di waktu sibuk biasanya akan terlewatkan, kemudian terlupakan.
  • Lebih suka ditelpon.
  • Pulsa habis.
Untuk itu perlu rasanya berbagi tips mengenai cara mengirim SMS yang sopan agar dosen, guru, atau orang yang lebih tua daripada kita mau merespon sms kita. Ini tipsnya:
1.  SALAM & SAPA

Awali pesan singkat dengan memberi salam seperti "Assalamu’alaikum", ditulis lengkap lebih baik. Jangan sampai kita belum pernah SMS ke seorang dosen tiba-tiba langsung menyampaikan keperluan, jadi terkesan kasar dan tidak beretika sebagai seorang muslim. Selain itu salam berpahala juga kan :).

Selain salam, sapalah dosen kita dengan sopan. Meski dosen kita terlihat ramah, dekat dengan siapa saja, dan bahkan gaul, tetap disarankan menggunakan bahasa formal, menggunakan sapaan yang sopan seperti "Bapak", atau namanya misalnya "Pak Teguh", atau "Bu Irma".

Contoh benar:
[v] Assalamualaikum Bu Herni     
[v] Selamat Pagi Pak Tony

Salah:
[x] Pagi Pak/Mas Broo...
[x] Selamat Pagi Miss Irma yang cuannntikkk,,,

Terkadang sms kita bisa kita bubuhi dengan kerendahan hati kita seperti "maaf"

2. SEBUTKAN IDENTITAS DIRI
Handphone dosen atau guru kita bukanlah komputer atau buku registrasi yang menyimpan semua nama mahasiswanya, tak terkecuali nama kita. Jadi, pastikan untuk memperkenalkan diri dengan sopan.

Contoh benar:
[v] Pagi Bu Irma, maaf mengganggu. Saya Fitri Rahmawati salah satu mahasiswa bimbingan Ibu.
[v] Assalamualaikum Pak Teguh, Maaf sebelumnya, ini saya Ahmad Bayu, mahasiswa semester 7 dari Prodi PS B.

Salah:
[x] Assalamualaikum Pak Teguh, maaf sebelumnya, coba tebak ini siapa...?
[x] Pagi Bu, ibu ada di mana sekarang? Hari ini ke kampus gak bu?”
[x] Ibu posisi dimana? saya sudah di kampus dari tadi...

Perlu diingat, guru/dosen tidak selalu menyimpan nomor setiap sms yang masuk. Jika Anda telah mengirim sms misalnya seminggu yang lalu, kemudian ada keperluan lagi, tetap perkenalkan diri Anda, supaya mereka tidak bingung mengingat kembali.

3. UTARAKAN MAKSUD DAN KEPERLUAN
Jelaskan keperluan Anda dengan singkat, jelas dan sopan. Hindari kata-kata yang tidak tegas dan bertele-tele. Juga jangan menggunakan kalimat yang bernada memerintah. Ingat, dosen itu rata-rata lebih tua atau lebih berwawasan secara akademik. Jika membuat janji bertemu, langsung tanyakan jam dan tempatnya.

Contoh benar:
[v] Assalamualaikum Pak Teguh, Maaf sebelumnya, ini saya Ahmad Bayu, mahasiswa semester 7 Prodi PS B. Saya ingin mendapatkan bimbingan dengan Bapak. Kira-kira kapan Bapak ada waktu luang sehingga saya bisa menemui Bapak?. Terus sebaiknya ketemu di mana ya Pak? Terimakasih
[v] Assalamualaikum pak, saya Ratna mahasiswa PBA IPMAFA semester 7. Maaf pak saya mau menanyakan apakah besok bapak ada waktu untuk bimbingan skripsi? Terima Kasih
[v] Assalamualaikum, Bu saya Ali Mahmudi dari kelas PBA 2 A. Maaf, jika diperbolehkan saya hendak minta slide matakuliah Bahasa Arab yang Ibu sampaikan kemarin untuk saya buat bahan belajar, dimana saya bisa mendapatkannya Bu? Terimakasih.

Salah:
[x] Siang Pak, ini Bayu, mahasiswa bimbingan Bapak. Mau minta bimbingan nih!. Bapak kapan sempat? Bapak ke kampus sekarang yah kalo bisa.
[x] Bu saya ali dari kelas PBA2 A. Boleh minta slide kuliah gak bu? Kirimin via gmail aja ya bu, kita butuh buat belajar, makasih…
[x] Bu…., tolong dikoreksi ya bu makulnya, saya pengen cepat tahu nih nilainya....trims.

4. GUNAKAN BAHASA YANG BAIK DAN BENAR
Ketika mengirim sms, periksalah dahulu kata-kata Anda. Perhatikan tanda baca. Sebaiknya tidak menyingkat sms karena mau menghemat pulsa atau terburu-buru. Dan ingat, jangan menggunakan bahasa yang alay/gaul/slank dsb. Bagi mahasiswa, tulisan 4L4y mungkin lucu dan menarik, tapi bagi dosen, tentu butuh waktu khusus untuk mencerna tulisan anda. Jagalah kesan yang baik di mata guru kita.

Salah:
[x] SoRe bu..ApA be5ok 4da m4t4kul!ah Ga’ ea...?
[x] Wah pagi AQ g' bisa e bu, Sore 'ja ya bU...?”

5. PERHATIKAN WAKTU PENGIRIMAN PESAN
Dalam mengirim sms, perlu juga kita perhatikan jam istirahat dosen kita, jangan terlalu malam atau kepagian. Kirimlah pesan pada saat hari dan jam kerja. Kalau dosen kita mengajar hari Ahad, misalnya. Maka, sms hari sabtu-minggu masih dalam batas kewajaran.

6. UCAPKAN TERIMAKASIH
Jangan lupa ucapkan terima kasih untuk mengakhiri sms.


Demikian tips ber-SMS pada guru kita, semoga bermanfaat :-)
SHARE

IPMAFA

Institut Pesantren Mathali'ul Falah Pati

  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment